Minbora meminta tim nasional untuk tidak kecewa dengan pertandingan kembali


JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Zinedine Amali meminta para pemain Indonesia tidak kecewa di leg kedua Piala AFC 2020 setelah kalah 0-4 dari Thailand pada leg pertama di Stadion Nasional Singapura, Rabu. malam.

Zinedine juga meminta para pemain melupakan kekalahan malam ini dan fokus mempersiapkan diri untuk laga lanjutan yang akan digelar pada 1 Januari mendatang.

“Kami berharap di leg kedua anak-anak bisa pulih, melupakan kekalahan yang mereka alami hari ini. Tentu kami tetap harus memberikan semangat dan dukungan kepada mereka karena ini adalah pemain-pemain muda yang kami harap tim ini akan tampilkan di laga nanti. Mediterranean Games,” kata Zainuddin dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Ia mengatakan pihaknya tetap realistis dalam menetapkan harapan di leg kedua karena Indonesia sudah tertinggal 0-4.

Apapun hasilnya, Zinedine mengaku tetap yakin dengan kualitas para pemain yang akan tampil di Piala AFC 2020 karena mereka akan menjadi pionir para pemain top timnas. Ia menilai keputusan PSSI mendatangkan lebih banyak pemain muda sudah tepat.

“Keputusan pelatih tim nasional Shin Tae Young untuk mendatangkan lebih banyak pemain muda adalah keputusan yang tepat. Sebelum itu adalah SEA Games. Saya pikir pelatih Shin Tae Young telah melakukan banyak hal, dia menunjukkan bahwa kami bahkan bisa mencapai final Piala AFC. meskipun kami tertinggal 0- 4 di leg pertama. Kami berharap pemain timnas saat ini yang berlaga di Piala AFC 2020 akan menjadi perebutan tim nasional pertama.”

Namun Zinedine mengatakan, pemerintah akan tetap memberikan perhatian dan apresiasi kepada para pemain yang berpartisipasi di Piala AFC 2020.

Namun, dia tidak menjelaskan secara gamblang minat dan apresiasi yang dimaksud.

“Kepentingan pemerintah tidak habis-habisnya, pemerintah sudah memfasilitasi dari awal, sejak persiapan di Pusdiklat, pengiriman akan kembali lagi dan akan terus kita lakukan,”

“Tapi ini persiapan kita untuk olahraga yang bisa lolos ke Olimpiade. Tentu belum, tapi karena sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia, tentu pemerintah memperhatikan dan mengapresiasi prestasi mereka.” (semut)